FKPRN KGN DPP RI Sukses Gelar Harlah dan Syawalan di Bantaran Kali Code, Angkat Isu Lingkungan hingga Kenakalan Remaja

Daerah367 views

 

Yogyakarta – Forum Komunikasi Perjuangan Rakyat Nusantara Ksatria Garuda Nusantara DPP RI (FKPRN KGN DPP RI) sukses menggelar rangkaian kegiatan Hari Lahir ke4 (Harlah 4) dan Syawalan tahun 2026 yang dipusatkan di bantaran Kali Code bagian selatan, Yogyakarta. Kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata pengabdian kepada lingkungan, masyarakat, serta generasi muda.

Ketua panitia, Nataniel Budi, menyampaikan bahwa seluruh kegiatan dilaksanakan secara swadaya dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, bahkan jumlah peserta melebihi kapasitas yang diperkirakan.

Aksi Peduli Lingkungan di Kali Code

Rangkaian kegiatan diawali dengan kerja bakti pembersihan bantaran Kali Code yang dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung pada 12 April 2026 pukul 15.00–17.00 WIB, dan tahap kedua pada Minggu, 19 April 2026 pukul 08.00–09.45 WIB.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Camat Mergangsan, Drs. Suradi, M.Si, yang turut membantu proses sosialisasi kepada LPMK serta pengurus Kampung Karanganyar RT 84 yang meliputi RW 16, 17, 18, dan 19. Dukungan juga datang dari pihak Kelurahan Brontokusuman serta Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang turut diterjunkan langsung ke lokasi.

Pemilihan lokasi di bantaran Kali Code juga memiliki tujuan strategis, yakni untuk mengangkat potensi masyarakat di wilayah pinggiran sungai sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Senam Sehat dan Pentas Seni Rakyat

Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, FKPRN KGN DPP RI juga menggelar senam sehat gratis pada Minggu, 19 April 2026 pukul 06.00–08.00 WIB yang diikuti warga dengan penuh antusias.

Acara semakin semarak dengan pertunjukan kesenian rakyat yang menghadirkan grup dangdut PMMY serta penampilan tari dari Sanggar Seni Budaya Rajawali Mas, yang menjadi wujud pelestarian budaya lokal.

Sarasehan Nasional Soroti Kenakalan Remaja

Puncak kegiatan diisi dengan Sarasehan Nasional bertema “Pencegahan Kenakalan Remaja Ekstrem di Jalanan Dampak Pengaruh Genk” yang digelar pada Minggu, 19 April 2026 pukul 16.00–18.00 WIB, diawali dengan doa bersama lintas iman.

Kegiatan ini menghadirkan keynote speaker Wali Kota Yogyakarta, H. Hasto Wardoyo, Sp.OG, serta sejumlah narasumber di antaranya Dr. Suryawan Raharjo, S.H., LLM, Ir. Cindelaras Yulianto, Dr. Syarofi, S.H., M.Kn., M.H.Kes, Dra. Yuliana, dan Tutur Krisna Triwanto, S.H., Adv.

Dalam sarasehan, disampaikan berbagai poin penting, di antaranya:

Peran orang tua dinilai sangat krusial, bahkan dalam beberapa kasus kenakalan remaja justru mendapat dukungan dari orang tua.

Akar persoalan kenakalan remaja banyak berasal dari aspek pendidikan dan lingkungan keluarga.

Perlunya pendidikan 24 jam melalui kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Pentingnya penyediaan ruang alternatif seperti rumah singgah dan pendidikan informal.

Penanganan kejahatan jalanan harus dilakukan secara kolaboratif dengan pendekatan pentahelix (pemerintah, masyarakat, akademisi, media, dan sektor lainnya).

Dari unsur kepolisian, Satbinmas Polres juga menegaskan berbagai upaya yang telah dilakukan, seperti patroli rutin, pendampingan di sekolah, hingga program pelaporan anak yang belum pulang hingga pukul 22.00 WIB.

Lomba Kreatif dan Edukatif

Dalam rangka memberdayakan generasi muda, panitia juga menggelar lomba menggambar menggunakan media kardus bekas sebagai bentuk edukasi pemanfaatan limbah.

Adapun para pemenang lomba:

Kategori A (kelas 1–3):

Juara 1: Khairisya Asyaputri

Juara 2: Khairunnisa

Juara 3: Oqinaa Rosinta

Favorit: Arvind Rendra

Kategori B (kelas 4–6):

Juara 1: Sania Aqila Bilqis

Juara 2: Gibran Rafandra

Juara 3: Andrea Humaira

Favorit: Aisyah Aprilia

Para pemenang mendapatkan trofi dari Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta.

Dukungan Pemerintah

Acara juga dihadiri perwakilan Kesbangpol DIY, Aris, S.T selaku Kabid Poldagri, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan sebagai pelindung dan pembina generasi muda, khususnya dalam mencegah kenakalan remaja dan fenomena geng jalanan.

Melalui kegiatan ini, FKPRN KGN DPP RI menunjukkan komitmennya dalam membangun kepedulian sosial, lingkungan, serta membentuk generasi muda yang lebih baik melalui kolaborasi lintas sektor.

 

reporter; nt

News Feed