HMI Komitmen Membangun Tradisi Intelektual Berbasis Data melalui Sekolah Metodologi Penelitian

Nasional74 views

Kesbangnews.com –Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram Periode Futuristik 2026 Berkomitmen memperkuat tradisi intelektual yang berbasis data melalui penyelenggaraan Sekolah Metodologi Penelitian (SMP). Kegiatan yang bertajuk “Mencetak akademis yang unggul melalui sekolah metodologi penelitian menuju Indonesia emas 2045”, berlangsung selama dua hari dimulai hari jum’at, Tanggal 26 hingga Sabtu, 27 Juni 2026, bertempat di Balai Diklat Koperasi UMKM NTB.

 

Kegiatan ini merupakan langkah strategis organasisi dalam mencetak kader yang mampu berpikir kritis, ilmiah, dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di tengah-tengah masyarakat.

 

Di tengah derasnya arus informasi dan kompleksitas persoalan sosial, HMI memandang bahwa penguasaan metodologi penelitian bukan lagi sekadar kebutuhan akademik, melainkan menjadi bekal utama bagi kader HMI untuk menghasilkan gagasan yang objektif, terukur, dan berbasis bukti (evidence-based). Atas dasar itu HMI Cabang Mataram menghadirkan program Sekolah Metodologi Penelitian sebagai ruang belajar bagi seluruh kader yang mengintegrasikan teori, praktik penelitian, serta analisis data dalam membaca realitas sosial.

 

Ketua Umum HMI Cabang Mataram, Ahmad Nasri, menegaskan bahwa budaya intelektual harus dibangun di atas fondasi riset yang kuat. Menurutnya, tradisi intelektual tidak cukup hanya diwujudkan melalui diskusi dan narasi, tetapi juga harus ditopang oleh penelitian yang berkualitas.

 

“budaya intelektual harus dibangun di atas fondasi riset yang kuat.Tradisi intelektual tidak cukup hanya dengan diskusi dan narasi. Kader HMI harus mampu menghadirkan data, melakukan penelitian yang berkualitas, dan menjadikan hasil riset sebagai dasar dalam upaya menyusun rekomendasi kebijakan maupun gerakan sosial,” Tegas Nasri.

 

Ia menjelaskan melalui kegiatan ini, peserta dibekali kemampuan merancang kerangka berpikir, menyusun instrumen penelitian, mengolah data, hingga menyajikan hasil penelitian secara ilmiah. Dengan dengan bekal tersebut, kader HMI diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya kritis terhadap persoalan bangsa, tetapi juga menawarkan solusi yang relevan, terukur, dan berdampak bagi pembangunan daerah.

 

Sementara itu, Ketua Bidang Penelitian Dan Pengembangan (Litbang) HMI Cabang Mataram, HABIBI menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar organisasi dalam memperkuat kualitas sumber daya kader sekaligus menumbuhkan budaya akademik yang berkelanjutan

 

“Program ini membekali kader HMI dengan keterampilan merancang, melaksanakan, dan menganalisis penelitian secara sistematis guna mencegah kesalahan desain studi, meminimalisir bias, serta mempercepat penyelesaian tugas akhir seperti skripsi atau tesis,” U jarnya.

 

Menurutnya, penguatan kapasitas riset menjadi langkah strategis agar kader HMI tidak hanya unggul dalam kemampuan berpikir kritis, tetapi juga mampu menghasilkan karya ilmiah yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta penyelesaian berbagai persoalan di tengah masyarakat.

 

Selain itu, Habibi mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan kegiatan serta tingginya antusiasme para peserta selama mengikuti sekolah metodelogi penelitian

 

“Alhamdulillah antusias peserta menjadi bukti bahwa sekolah metodologi penelitian ini relevan untuk menjemput masa depan, agar seluruh kader mempunyai gagasan yang mampu menjawab tantangan zaman, harapan kami bisa berdampak jangka panjang menjadi risertmuda, kader solutif, yang berdampak langsung untuk umat dan bangsa,” Ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Ia menambahkan semangat para peserta mencerminkan komitmen Kader HMI dalam mewujudkan visi HMI yaitu melahirkan insan akademis, pencipta, pengabdi, yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil dan makmur yang diridai Allah SWT.

 

Program Sekolah Metodologi penelitian dihadiri oleh 40 orang peserta dari Apolo, Sekolah Taruna, dan kader HMI yang berasal dari masing- masing Komisariat Se-Cabang Mataram, adapun narasumber dalam program tersebut:

Pertama, Kanda Dedi Mujadid Muhas, (Alumni HMI)

Kedua, LPPM UNRAM

Ketiga, Brida NTB

 

Melalui program ini, HMI Cabang Mataram berharap menjadi pusat pengembangan kapasitas intelektual kader yang berorientasi pada riset dan data. Program tersebut tidak hanya membekali peserta dengan kemampuan metodologis dalam melakukan penelitian, tetapi juga menanamkan budaya berpikir kritis, analitis, dan ilmiah sebagai landasan dalam merumuskan gagasan serta solusi atas berbagai persoalan sosial.

 

Tradisi intelektual yang di bangun melalui kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi lahirnya generasi yang berintegritas, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional maupun daerah. Dengan demikian, HMI Cabang Mataram berkomitemen mencetak pemimpin masa depan yang berdaya saing dan siap berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

 

 

#Iamanilmuamal

#Priode Futuristik

News Feed