Info Buat Kapolsek Kualuh Hulu: Peredaran Narkoba Marak di Kualuh Selatan

Daerah, Hukum294 views

Labuhanbatu Utara, Kesbangnews.com — Maraknya dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) kembali memicu keresahan warga. Sejumlah warga berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas untuk menindak dugaan aktivitas peredaran narkoba yang disebut-sebut masih berlangsung di beberapa titik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan dari berbagai sumber di lapangan, terdapat sejumlah nama dan lokasi yang disebut masyarakat diduga berkaitan dengan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kualuh Selatan. Diantaranya :

. Jun di Dusun II Damuli Kebun.

. Sinok di Damuli Pekan, belakang Perumahan Puri Minimalis.

. Kiman di Dusun V Sidua-dua.

. Zorgi di Panjang Bidang, dekat Pasar Pagi Gunting Saga.

. Situpang dan seorang berinisial Dian di sekitar kuburan Pasar Pagi Gunting Saga.

. Enda di Kampung Jawa, Tanjung Pasir.

. Eli di bantaran Sungai Kualuh, dekat Simpang Tanjung Sari II.

. Topeng di Bukit Dame.

. Encet dan seorang berinisial Herman di kawasan Simpang Empat Perkebunan Plantagen Damuli Pekan yang berbatasan dengan Desa Gunung Melayu.

. Pingky di Desa Sialang Taji.

Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Citra Barus, melalui konfirmasi resmi pada Jumat (17/7/2026).

Dalam konfirmasi, wartawan meminta penjelasan apakah pihak kepolisian telah menerima informasi atau laporan masyarakat mengenai nama-nama yang disebut, apakah telah dilakukan penyelidikan, serta langkah apa yang akan ditempuh Polsek Kualuh Hulu untuk menindaklanjuti informasi tersebut.

Sayangnya, hingga berita ini diterbitkan, konfirmasi yang disampaikan kepada Kapolsek Kualuh Hulu belum mendapat tanggapan.

Masyarakat berharap informasi yang telah disampaikan ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Apabila informasi tersebut tidak benar, penyelidikan kepolisian dapat memberikan kepastian hukum dan meluruskan informasi yang berkembang. Namun apabila ditemukan bukti adanya tindak pidana, masyarakat meminta agar dilakukan penindakan secara profesional tanpa pandang bulu. (**)

News Feed