JAKARTA — Johar Baru perlahan mengubah wajahnya. Kawasan di Jakarta Pusat yang lama lekat dengan cerita tawuran dan kerawanan keamanan itu kini dinilai warga relatif lebih aman dan kondusif. Di balik perubahan tersebut, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat atau FKDM disebut ikut memainkan peran penting.
Warga menilai perubahan itu tak datang dengan sendirinya. Selain patroli dan penindakan aparat, pencegahan di tingkat lingkungan dianggap menjadi kunci. Di titik inilah kinerja FKDM di bawah kepemimpinan Rudi Gozal mendapat apresiasi.
Sapta, warga Johar Baru, mengatakan keberadaan FKDM membuat komunikasi mengenai persoalan keamanan di lingkungan menjadi lebih cepat. Menurut dia, warga tidak lagi sekadar menjadi penonton ketika muncul potensi gangguan.
“Sekarang relatif lebih aman dan kondusif. FKDM cukup aktif berkomunikasi dengan warga. Informasi dari masyarakat bisa lebih cepat diteruskan dan dikoordinasikan,” ujar Sapta.
Menurut dia, kemampuan membaca persoalan sebelum menjadi gangguan terbuka merupakan hal yang penting. Ia menilai Rudi Gozal mampu membangun pola kerja tersebut melalui pembinaan terhadap jajaran FKDM di wilayah.
“Ketua harus bisa menggerakkan anggotanya. Kalau koordinasinya berjalan, masyarakat juga merasakan manfaatnya,” tandasnya.
Warga lainnya, Herdiwan, menilai pendekatan deteksi dini menjadi salah satu pembeda. Menurut dia, potensi tawuran maupun persoalan sosial di lingkungan tidak selalu bermula dari peristiwa besar. Karena itu, informasi kecil sekalipun perlu segera dibaca dan ditindaklanjuti.
“Sekarang komunikasi lebih terbuka. Kalau ada potensi keributan, warga bisa segera menyampaikan. Jangan menunggu masalah menjadi besar baru ditangani,” ujar Herdiwan.
Herdiwan mengatakan Rudi memiliki pekerjaan penting untuk memastikan jajaran FKDM tidak sekadar hadir secara administratif. Mereka harus mengenali persoalan di wilayah masing-masing dan membangun hubungan dengan warga.
Penilaian serupa disampaikan warga yang lain, Joko. Ia mengatakan keamanan Johar Baru merupakan hasil kerja kolektif, tetapi FKDM memiliki ruang kerja yang berbeda karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Polisi penting, pemerintah juga penting. Tapi masyarakat yang berada di lingkungan harus punya kewaspadaan. FKDM membantu membangun jembatan itu,” ujar Joko.
Johar Baru memang bukan wilayah yang asing dengan persoalan keamanan. Tawuran pernah menjadi problem yang berulang. Namun pemerintah kota sebelumnya menyatakan kawasan tersebut kini sudah tidak banyak lagi menghadapi tawuran seperti sebelumnya.
Bagi warga, perubahan itu menjadi alasan untuk tidak cepat berpuas diri. Kondisi kondusif, kata mereka, justru harus dijaga dengan sistem kewaspadaan yang berjalan setiap hari.
Rudi Gozal dinilai berhasil mendorong jajaran FKDM untuk tidak hanya menunggu laporan. Komunikasi dengan warga, pemantauan lingkungan dan koordinasi dengan unsur keamanan menjadi bagian penting dari upaya pencegahan.
Joko mengatakan keberhasilan FKDM seharusnya diukur dari seberapa banyak persoalan yang mampu dicegah sebelum berubah menjadi gangguan keamanan.
“Kalau bisa mencegah sebelum kejadian, itu justru lebih baik. Warga tidak perlu menunggu ada korban atau keributan baru merasa keamanan bekerja,” katanya.
Apresiasi warga terhadap Rudi Gozal sekaligus menjadi catatan bahwa keamanan Johar Baru membutuhkan kerja yang konsisten. Sebab, kawasan yang hari ini tenang belum tentu terbebas dari potensi gangguan esok hari.
Karena itu, warga berharap FKDM mempertahankan pola kerja yang mengutamakan deteksi dini. Mereka juga meminta koordinasi dengan kepolisian, pemerintah kecamatan, kelurahan, RT/RW, tokoh masyarakat dan kelompok pemuda terus diperkuat.
Bagi warga Johar Baru, perubahan suasana lingkungan merupakan capaian yang layak dipertahankan. Rudi Gozal dinilai telah menunjukkan bahwa kepemimpinan di tingkat masyarakat bukan sekadar soal jabatan, melainkan kemampuan menggerakkan jajaran untuk membaca persoalan sebelum menjadi ancaman.
Johar Baru mungkin belum sepenuhnya bebas dari gangguan keamanan. Namun bagi warga, satu hal mulai terasa, lingkungan yang dulu mudah memanas kini relatif lebih terkendali. Dan di tengah perubahan itu, FKDM di bawah kepemimpinan Rudi Gozal mendapat pujian dari warga.

















