MEMPERTANYAKAN RENCANA KEBIJAKAN MENTERI HAM NATALIUS PIGAI.

Nasional483 views

 

 

Oleh: Saiful Huda Ems

 

Natalis Pigai itu sebetulnya Menteri HAM atau Hamburger sih? Kok bisa-bisanya Pemerintah yang mau menentukan siapa yang pantas menyandang status sebagai Aktivis atau Pembela HAM, ide dari siapakah hal itu muncul?

 

Apa maunya dia, aktivis yang terbiasa berpikir kritis dan kerap mengkritisi Pelanggaran HAM yang dilakukan oleh Pemerintah, tidak akan diberinya status sebagai Aktivis atau Pembela HAM? Lalu aktivis itu akan kehilangan legitimasi kritiknya dan akan teralienasi dari masyarakatnya, begitu?

 

Jika itu yang dimaui oleh Pemerintah, dalam hal ini Kementerian HAM, bagaimana kalau kita juga mengusulkan, agar yang menentukan status Menteri HAM itu rakyat, setidaknya melalui perwakilannya saja di DPR? Jadi maksudnya, khusus untuk Menteri HAM tidak boleh lagi diangkat begitu saja oleh Presiden, melainkan oleh rakyat melalui vit and proper test DPR.

 

Untuk mencapai tahapan tersebut, Menteri HAM Natalius Pigai sekarang harus dibuang terlebih dahulu, baru kalau mau jadi Menteri HAM lagi, ia harus melalui vit and proper test DPR. Tentunya setelah adanya perubahan peraturan atau konstitusinya terlebih dahulu.

 

Ini harus dilakukan agar Menteri HAM ke depan bukan hanya akan lebih representatif, melainkan pula akan lebih qualified, sebagaimana harapan rakyat yang menginginkan Menteri HAM itu tidak hanya mengerti tentang HAM, melainkan pula yang berani dan gigih memperjuangkan HAM.

 

Natalius Pigai bukan hanya sekali dua kali memberikan statement yang sangat ngawur dan terkesan ceroboh serta provokatif, tapi dia sudah melakukannya berkali-kali. Yang paling provokatif adalah ketika di tahun 2024, saat ia pertama kalinya diangkat menjadi Menteri HAM, ia pernah meminta anggaran triliunan rupiah untuk kinerja Kementerian HAM.

 

Sebagai rakyat kita patut curiga, Natalius Pigai ini benar-benar bekerja untuk kepentingan rakyat, dalam hal ini memperkuat penegakan HAM, ataukah ia hanya bekerja untuk kepentingan Pelanggar HAM berat yang sedang berkuasa, dan yang sebegitu takutnya dengan USA, hingga ia membuat berbagai kebijakan politik yang bersebrangan dengan kepentingan rakyatnya, demi dan untuk melayani Sang Agresor, USA?…(SHE).

 

3 Mei 2026.

 

Saiful Huda Ems (SHE).

News Feed