Menempa Diri Lewat Ilmu dan Lapangan: Sosok Kompol Rezeki Revi Respati 

Nasional81 views

Di tengah tuntutan zaman yang menuntut aparat kepolisian untuk terus beradaptasi, sosok Kompol Rezeki Revi Respati, S.H., S.I.K., M.Si., hadir sebagai contoh nyata perwira yang berhasil memadukan kekuatan akademik dengan jam terbang di lapangan. Perwira asal Aceh ini baru saja merampungkan salah satu jenjang pendidikan penting dalam karier kepolisian, yaitu Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-66 Tahun Anggaran 2026.

Modal Intelektual dari Bangku Kuliah

Jauh sebelum menempuh Sespimmen, Kompol Respati telah menunjukkan konsistensinya dalam dunia akademik. Lulus dari Akademi Kepolisian pada 2010 sebagai bagian dari angkatan Dharma Ksatria, langkahnya tidak berhenti di sana. Ia melanjutkan studi magister di bidang Ilmu Kepolisian melalui Program Pascasarjana Universitas Indonesia dan menuntaskannya pada tahun 2020 dengan predikat cumlaude. Riset yang ia angkat dalam tesisnya membahas hubungan antara atasan dan bawahan sebagai faktor penentu komitmen organisasi di lingkungan Bareskrim Polri, topik yang mencerminkan kepekaannya terhadap dinamika kepemimpinan internal institusi.

Predikat cumlaude yang diraihnya bukan perkara mudah, mengingat kesibukannya sebagai anggota Polri aktif yang harus membagi waktu antara tugas operasional dan tuntutan akademik. Pencapaian ini menegaskan bahwa dedikasi terhadap pengembangan diri dapat berjalan beriringan dengan tanggung jawab di lapangan.

Berangkat dari Pengalaman Nyata di Dunia Reserse

Karier Kompol Respati di bidang reserse terbilang panjang dan beragam. Sejak tahun 2017, ia bertugas sebagai Penyidik di Subdirektorat 5 Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri dan tergabung dalam Satuan Tugas Anti Illegal Mining, unit yang berfokus menangani kejahatan pertambangan ilegal yang kerap merugikan negara dan lingkungan.

Kariernya kemudian berlanjut ke Polda Metro Jaya. Antara tahun 2021 dan 2022, ia menjabat Kepala Unit Harta Benda di Ditreskrimum Polda Metro Jaya sekaligus tergabung dalam Satuan Tugas Anti Mafia Tanah Polri, di mana ia berperan dalam pengungkapan sejumlah kasus mafia tanah di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Selanjutnya, ia dipercaya menjabat Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, posisi yang menempatkannya di barisan depan penanganan kejahatan di wilayah ibu kota.

Mengawal Jantung Ibu Kota

Sebelum resmi mengikuti Sespimmen Dikreg ke-66, Kompol Respati mengemban amanah sebagai Kapolsek Metro Gambir, kawasan yang menjadi pusat pemerintahan dan aktivitas nasional. Selama menjabat, ia turut serta dalam pengamanan sejumlah agenda strategis nasional, termasuk Pemilihan Presiden 2024 hingga pengamanan tamu VVIP dan tamu negara di kawasan Ring I Jakarta. Tanggung jawab ini menuntut kejelian, koordinasi lintas instansi, dan kesiapsiagaan tinggi mengingat posisi Gambir sebagai kawasan dengan tingkat sensitivitas keamanan yang tinggi.

Sespimmen Dikreg 66: Penanda Babak Baru

Rampungnya pendidikan Sespimmen Dikreg ke-66 Tahun Anggaran 2026 menjadi tonggak penting berikutnya dalam perjalanan karier Kompol Respati. Pendidikan ini dirancang khusus untuk mempersiapkan perwira menengah Polri agar siap mengemban tanggung jawab kepemimpinan yang lebih luas dan kompleks di masa depan. Ketika dinyatakan lulus dan terpilih mengikuti seleksi menuju pendidikan ini, Kompol Respati mengungkapkan rasa syukurnya atas proses seleksi yang berjalan ketat dan kompetitif.

Ia menyebutkan bahwa keteladanan Nabi Muhammad SAW menjadi inspirasi utamanya dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri, khususnya dalam hal menjaga integritas, keberanian, dan konsistensi menegakkan kebenaran serta keadilan. Ia turut menggarisbawahi pentingnya transformasi Polri menuju institusi yang modern, profesional, dan humanis, melalui penerapan sistem meritokrasi yang adil sehingga penempatan personel dapat lebih sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

Dipercaya dalam Momen-Momen Kenegaraan

Kapasitas kepemimpinan Kompol Respati juga tampak dari kepercayaan yang diberikan kepadanya dalam sejumlah agenda seremonial kenegaraan. Salah satunya adalah penunjukannya sebagai Komandan Upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Museum Sasmita Loka Ahmad Yani, Jakarta Pusat, sebuah momen yang tercatat sebagai kali pertama dalam 58 tahun terakhir upacara tersebut digelar di museum yang didedikasikan untuk mengenang Pahlawan Revolusi Jenderal Ahmad Yani.

Menutup Catatan

Perpaduan antara prestasi akademik cumlaude di Universitas Indonesia, pengalaman panjang menangani kasus-kasus reserse strategis, tanggung jawab pengamanan di kawasan sensitif ibu kota, hingga kelulusan dari Sespimmen Dikreg ke-66 Tahun Anggaran 2026, menempatkan Kompol Rezeki Revi Respati sebagai gambaran nyata perwira muda Polri yang siap melangkah ke jenjang kepemimpinan yang lebih tinggi. Kisahnya menegaskan bahwa kombinasi antara ilmu dan pengalaman lapangan adalah bekal utama bagi siapa pun yang ingin memberi kontribusi lebih besar bagi institusi dan masyarakat.

News Feed