Musancab PDI Perjuangan Se Kota Yogyakarta Sangat Manipulatif*

Daerah225 views

 

Saya, Atiek Sulistyaningsih, SE, kader perempuan PDI Perjuangan Kecamatan Gondokusuman sekaligus calon Ketua PAC, menyampaikan testimoni ini sebagai bentuk kejujuran dan tanggung jawab moral saya terhadap partai yang selama ini saya cintai dan saya perjuangkan.

Kekecewaan ini bermula ketika saya menerima mandat dan dukungan dari rapat PAC dan ranting untuk maju mengikuti proses seleksi Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Dengan penuh semangat dan itikad baik, saya mengikuti seluruh tahapan yang ditetapkan partai, mulai dari tes tertulis hingga proses Musyawarah Anak Cabang (Musancab). Saya jalani semua proses tersebut dengan keyakinan bahwa partai ini menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, transparansi, dan keadilan bagi setiap kadernya.

Namun, harapan tersebut perlahan berubah menjadi kekecewaan yang mendalam. Dalam proses yang saya ikuti, saya tidak melihat adanya transparansi yang jelas dalam mekanisme penentuan kepengurusan PAC. Proses yang seharusnya menjadi ruang demokratis bagi kader justru terasa tertutup dan cenderung mengarah pada kepentingan kelompok tertentu. Seolah-olah partai ini hanya dimiliki oleh segelintir orang, bukan sebagai rumah besar perjuangan bersama.

Sebagai kader perempuan yang memiliki niat tulus untuk terjun langsung membesarkan partai, kondisi ini sangat menyakitkan. Saya merasa upaya, loyalitas, dan komitmen yang telah saya berikan seakan tidak dihargai. Lebih menyedihkan lagi, ketika melihat kader-kader yang tidak memiliki niat dan kesungguhan untuk mengurus partai justru diberikan ruang dan posisi dalam kepengurusan.

Testimoni ini bukan semata-mata bentuk kekecewaan pribadi, tetapi juga menjadi refleksi bahwa masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki dalam tubuh partai, khususnya dalam menjaga marwah demokrasi internal dan memberikan ruang yang adil bagi seluruh kader, termasuk kader perempuan.

Saya tetap percaya bahwa partai ini memiliki nilai perjuangan yang besar. Namun ke depan, saya berharap ada perbaikan nyata dalam sistem dan mekanisme, agar PDI Perjuangan benar-benar menjadi rumah yang adil, terbuka, dan berpihak pada kader yang memiliki komitmen untuk membesarkan partai, bukan sekadar memenuhi kepentingan kelompok tertentu.

News Feed