Dipimpin Ninki Fany Latifah dan Rama Wenddy Mikael, Yayasan Bumi Inspirasi WM Akademi Bangun Kesadaran Diri dan Kesehatan Mental Warga Binaan

Uncategorized113 views

Kesbangnews.com – Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Batch 2 Tahun 2026 bertajuk “Aku Bangkit dan Berdaya” resmi ditutup melalui prosesi wisuda di Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang, Jumat (24/7/2026). Program hasil kolaborasi Indonesia Financial Group (IFG), PT Jamkrindo, dan Yayasan Bumi Inspirasi WM Akademi ini menjadi wujud nyata komitmen dalam membangun kesadaran diri, memperkuat kesehatan mental, serta meningkatkan kualitas hidup warga binaan.

 

Program yang berlangsung selama tiga bulan, sejak 21 April hingga 24 Juli 2026, diikuti oleh 29 warga binaan. Selama proses pembelajaran, peserta memperoleh pendampingan yang intensif mengenai Kesadaran luhur, pengelolaan emosi, kesehatan mental, hingga pembentukan pola pikir positif sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik selama masa tahanan maupun setelah menyelesaikan masa pembinaan.

 

Rangkaian wisuda dibuka oleh Master of Ceremony Melisa, dilanjutkan pembacaan doa oleh Yoga, penampilan band dan rampak bedug, pembacaan puisi, paduan suara, serta testimoni peserta yang menggambarkan perubahan nyata selama mengikuti program.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang, Salis Farida Fitriani, menegaskan bahwa tema “AKU BANGKIT DAN BERDAYA” bukan sekadar slogan, melainkan ajakan untuk meninggalkan keterpurukan dan memulai perubahan dengan keyakinan serta harapan baru.

 

“Perubahan yang sesungguhnya berawal dari diri sendiri. Perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Selamat kepada 29 wisudawati, yakin ilmu yang diperoleh menjadi bekal untuk menatap masa depan dengan lebih baik,” ujarnya.

 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada IFG, PT Jamkrindo, dan Yayasan Bumi Inspirasi WM Akademi yang telah menghadirkan program pembinaan yang memberikan dampak positif bagi warga binaan.

 

Perwakilan Divisi TJSL PT. Jamkrindo, Fajar Pratama Damopoli, menyampaikan rasa bangga atas semangat para peserta dalam menyelesaikan program. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi bukti bahwa dunia usaha dapat berkontribusi dalam menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan.

 

“Kami mengapresiasi seluruh warga binaan yang telah mengikuti program dengan penuh semangat. Terima kasih kepada Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang dan Yayasan Bumi Inspirasi WM Akademi atas kolaborasi yang baik. Optimisme yang tumbuh selama program ini menjadi bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik,” katanya.

Akademisi Universitas Paramadina, Dosen Magister Psikologi, Dr. Euis Nurhidayati, S.Pd., M.Si., dalam prakatanya menekankan pentingnya pendidikan karakter dan kesehatan mental sebagai fondasi perubahan seseorang.

 

Momentum penuh haru hadir melalui sesi “Seuntai Makna” yang disampaikan oleh RamaGraha Anugraha Wenddy Mikael selaku Master Trainer program “AKU BANGKIT DAN BERDAYA” ini.

 

Selanjutnya, prosesi wisuda dipandu oleh Founder Yayasan Bumi Inspirasi WM Akademi, Ninki Fany Latifah. Satu per satu peserta dipanggil untuk wisuda kelulusan dan menerima sertifikat sebagai simbol keberhasilan menyelesaikan program.

 

Kesaksian peserta memperlihatkan dampak nyata dari program tersebut. Noventina mengaku kini mampu mengatasi rasa hampa, kesedihan, dan emosi yang selama ini membebaninya, merasa memiliki keluarga baru karena setiap minggunya selama 3 bulan program ini berjalan, setiap hari selasa selalu terharu bahagia dikunjungi oleh tim WM Akademi, karena selama masuk penjara tidak pernah dikunjungi oleh satupun keluarganya.

 

Peserta yg lain, Susi Dewi, yang sebelumnya memiliki rasa dendam yg mendalam, setelah mengikuti program ini merasakan perubahan nyata mampu memaafkan dan melepaskan masa lalu, tahu cara untuk mengendalikan emosi dan menemukan kembali harapan hidup.

 

Juga Aida, menyebut pembelajaran di WM Akademi menjadi pengalaman yang menginspirasi dan mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan, sehingga ia mampu memaafkan dirinya dan siap menghadapi kehidupan di luar lapas yang sebentar lagi akan dijalankan.

 

Founder Yayasan Bumi Inspirasi WM Akademi, Ninki Fany Latifah, menegaskan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk bangkit tanpa memandang masa lalu.

 

“Kami percaya setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah. Ketika seseorang mampu mengenali dirinya, membersihkan hatinya, memulihkan harapan, dan berani melangkah ke depan, di situlah pemberdayaan yang sesungguhnya dimulai,” ungkap Ninki Fany.

 

Melalui tema “AKU BANGKIT DAN BERDAYA”, kolaborasi IFG, PT Jamkrindo, dan Yayasan Bumi Inspirasi WM Akademi membuktikan bahwa sinergi lintas sektor mampu menghadirkan program pemberdayaan yang berdampak nyata. Lebih dari sekadar pelatihan, program ini menjadi ruang pemulihan untuk membangun kesadaran luhur dan kesehatan mental yang membuka harapan baru bagi warga binaan untuk kembali menjadi pribadi yang percaya diri, berdaya dan produktif di tengah masyarakat.

News Feed